Kemarin tanggal 20 April di Neonet, ada tamu dari Taiwan yaitu  Tim Taipei Economic and Trade Office Indonesia (TETO) berkunjung ke NEOnet dalam rangka wawancara tentang kondisi sumberdaya air di Indonesia. TETO membawa tim TVRI-nya Taiwan untuk mewancarai dan merekamnya di NEOnet. Tim dari TETO terdiri dari Jeff S.C. Hsiao (Senior Executive Assistant to the representative) Tommy Lee (Director Press Information Division), Mepi (Press Information Division), Wang Cheng-Hsi dan seorang kameraman  (Sanlih E-Television Co, Ltd).

Dr. Sutopo sebagai narasumber dan Agus Wibowo sebagai wakil dari petinggi BPPT yang menjelaskan mengenai peran, visi dan misi BPPT untuk Indonesia.

Mereka terterik dengan kondisi sumber air di Indonesia  bila dikaitkan dengan semakin berkurangnya hutan Indonesia, banjir di Jakarta, isue kepindahan istana presiden karena disinyalir 2050 akan terendam karena  global climate change…wuah muantab…..

TV TAIWAN WAWANCARA DI NEONET

Advertisements

Tim Robby (nama kapal) yang terdiri dari saya, Heri, BA, Iskandar, Agus, Kincen, Yanto WS dan pemilik kapal Relawan ikut lomba FFT (Fishy Forum Tournament) di Binuangen, maret lalu. Tim kita meskipun tidak menang (menang sih juara 3 teknik dasaran) secara kasat mata mendapat total angkatan terberat. Sayang gak ada kategori itu…..

Berangkat dari Hotel Berkah (start dari sini) menuju area mancing kita troling….tapi hanya dapat 2 ikan…cukup besar tengiri dan lemadang (7 kiloan lah). Bosan troling kita ke titik mancing untuk dasaran…..boncossss gak dapat seekor ikanpun….troling lagi…boncosss lagi…. sore kita putuskan ke satu titik mancing dasaran punya pak Relawan. Dari sore sampai malam jam 11., Agus dapat ikan kerapu buesar…hanya satu itu…. nge-Drop nih… Saya tidur…

mancing...mancing......

Tiba-tiba jam 12 saya dibangunkan ABK…”pak joko….joran bapak strike..strike!!” Wuah saya semangat, dan waduhh ikan gede nih…bener-bener bertarung…melawan ikan apaan ya??? sebelumnya BA sdh strike sekali ikannya Amber Jack…… sambil hujan2an…akhirnya ikan terangkat dengan selamat….he..he… Saat saya bertarung 2 joran dibelakang sayapun strike…. Wuah rame malam itu….dan semuanya Amber Jack dengan berat antara 8-10 kg…dan jumlahnya 19 ekor!!! itu kita dapatkan sampai jam 4 subuh….setelah itu sepi lagi… Heri masih bertahan dengan jorannya sampai menjelang matahari terbit…. 2 jam menanti joran tidak ada yang nyamber. BA yang baru bangun melihat Heri duduk memandangi jorannya yang diam anteng. BA langsung ambil joran itu dan gak lama…strike!  Akhirnya BA yang bertarung dengan joran yang sudah lama ditungguin Herii…ha..ha…kecian deh loe…..

Kita pulang sebelum sampai jam 2 sudah di Berkah…yang sebelumnya kita troling dan dasaran lagi tapi teteup…boncos… Sampai di Berkah dan semua tim sudah masuk finish juga..timbang2 ikan…baru deh bagi2 ikan tangkapan… Sungguh pemandangan yang sangat memilukan…tim lain bagi2 ikan dengan memotong ikan2 tangkapannya…sementara tim kita bawa ikan minimal 2 ikan besar dan tambahan ikan2 lainnya setiap orangnya… ck..ck..puas benerrr….

Meskipun dibilang yahhh gak dapat kemenangan, tapi wuahhhh puas dan bisa membusungkan dada…wuakakakakakkk

Senin baru lalu (29 Maret 2010), tim G&G Bidang Teknologi Karakterisasi ISDA, melakukan pengujian peralatan georadar Pulse Ekko1000 dengan antenna 110 MHz. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan peralatan ini untuk mengetahui kondisi bawah permukaan suatu jembatan, bersama  calon  mitra kami PT. TGP, sebagai pihak swasta yang ingin memanfaatkan teknologi georadar.

Akusisi data dilakukan di atas jembatan di Jalan Sudirman, dekat Benhil. Dalam pengujian digunakan antenna 110 MHz dengan memasukkan penetrasi kedalaman sampai dengan 10 meter, sesuai dengan keinginan pihak klien. Dalam pemanfatan metode ini tidak hanya pengambilan data yang baik, namun pengolahan data dan penafsiran data menjadi sangat menentukan dalam memberikan hasil yang optimal. Verifikasi data dapat dilakukan dengan merekam kondisi situasi lapangan, seperti posisi pile, kedalaman air, kedalaman dasar sungai dan lain-lain. Selama yang masih terlihat dapat digambar dan dicatat, maka itu bagian dari data yang dapat menverifikasi data georadar. Inilah hasilnya…

Jembatan Benhil

Beberapa hari yang lalu telah diselesaikan eksplorasi batu andesit di Sumedang. Sebuah perusahaan yang bergerak di tambang andesit yang akan bekerjasama dengan salah satu perusahaan yang terkenal dengan pabrik semennya, meminta bantuan kita untuk mengeksplorasi area tambang mereka. Perusahaan besar tersebut telah mempercayakan kepada kita (Bidang Teknologi Karakterisasi SDA-PTISDA-BPPT) untuk mengeksplorasi area tambang calon mitranya tersebut sebelum mereka bekerjasama.

Hal yang sama dalam eksplorasi  tambang ini juga pernah diminta oleh PT Holcim Indonesia (PT HI), sebuah perusahaan besar di Indonesia dan dunia. Sebelum proyek ini PT HI telah beberapa kali meminnta kita untuk melakukan eksplorasi di lokasi tambang mereka, maupun tambang lainnya yang akan dikerjasamakan, seperti di Karawang, Purwakarta, Pasuruan dan tambang besar mereka di Gunung Maloko, Rumpin, Bogor. Yang terakhir disebutkan, kita telah juga diminta untuk membuat mineplan untuk open pit sampai nol m terhadap permukaan laut dimana bench terakhir mereka adalah 80 m di atas permukaan laut.  Kepercayaan perusahaan besar di Indonesia yang patut dibanggakan.

Dan inilah hasilnya.

penampang resistivitas 2 dimensi

volume batu andesit

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!